AMANAH IBADAH


THORIQUNA.ID - Saudaraku yang Insyaa Allah di muliakan  Allah SWT. Berdasarkan surat Al Ahzab ayat 72 ada tiga amanah yang Allah tawarkan kepada manusia, yang sebelumnya di tawarkan kepada langit, bumi dan juga kepada gunung, mereka semua menolak amanah itu.

Yang pertama adalah amanah beribadah pada Allah SWT, sebagaimana yang Allah jelaskan pada surat Az-Zariyat ayat 56 :

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَا لْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ

"Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku."
(QS. Az-Zariyat 51: Ayat 56)


Inilah amanah yang pertama dan yang utama. Menjadi hamba Allah, beribadah kepada Allah SWT, disetiap saat di setiap detik kehidupan. Apapun yang di lakukan harus bernilai ibadah disisi Allah SWT, agar dia tergolong orang-orang yang menjalankan amanah itu.

Apa yang harus di lakukan atau syarat apa yang harus di penuhi agar hidup dan kehidupan manusia bernilai ibadah, dan kemudian dia termasuk orang yang menjalankan amanah Allah SWT.??
Ada tiga syarat yang harus di penuhi.

Pertama Menata motivasi kehidupannya. MOTIVASI  yang benar adalah Motivasi karena Allah SWT terhadap apapun yang di lakukanya. Sebagaimana yang di jelaskan dalam Al Quran

قُلْ اِنَّ صَلَا تِيْ وَنُسُكِيْ وَ مَحْيَايَ وَمَمَا تِيْ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ۙ 

"Katakanlah (Muhammad), Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam,"
(QS. Al-An'am 6: Ayat 162)


Jadi, syarat pertama yang harus di penuhi seorang mukmin agar dia termasuk orang yang menjalankan amanah Allah SWT adalah MOTIVASI.

Dengan melakukan motivasi yang benar karna Allah SWT, baik ibadah maghdah, termasuk shalat, Puasa atau yang lainya, aktivitas dalam bekerja, dan dalam melaksakan aktivitas yang lain harus karna Allah, tidak karena yang lain. Itu adalah syarat yang pertama.


Kemudian syarat yang kedua adalah APLIKASI

Aplikasi pelaksanaanya harus benar, yaitu pelaksanaanya yang sesuai dengan apa yang di contohkan oleh Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa salam. Sebagaima yang Allah sebutkan dalam surat Al Ahzab ayat 21

لَقَدْ كَا نَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَا نَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَا لْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًا ۗ 

"Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah."
(QS. Al-Ahzab 33: Ayat 21)


Jadi disamping motivasi yang benar karna Allah SWT dalam menata hidup dan kehidupanya, yang kedua adalah pelaksanaan dalam hidup kehidupanya, apapun yang di lakukanya bersungguh-sungguh untuk mencontoh Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa salam.


Dan yang ketiga adalah ORIENTASI

Orientasi yang tidak lain dan tidak bukan adalah mencari kebahagian negri akhirat. Sebagaimana Allah tegaskan dalam surat Al Qashas : 77


وَا بْتَغِ فِيْمَاۤ اٰتٰٮكَ اللّٰهُ الدَّارَ الْاٰخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَاۤ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْـفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ

"Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan."
(QS. Al-Qasas 28: Ayat 77)


Barakallahi wa lakum..



oleh : Ust. HAF Al Batawy

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.