Petisi Ummahat Thoriquna Tolak RUU P-KS



Thoriquna.id (24/02/2019)- Semakin gencarnya kampanye LGBT dan semakin terang-terangan mereka mensosialisasikan ketidak normalan mereka membuat resah para ibu, terkhusus ummahat Thoriquna.

Disela seminar ketahanan keluarga yang mengangkat tema "Memutus Mata Rantai LGBT Selamatkan Generasi" yag bertempat di hotel Aston ummahat Thoriquna membacakan petisi yang menegaskan para ummahat ini geram dengan tindakan abnormal yang terkesan dilegalkan dinegara ini.

Selain penolakan terhadap perilaku menyimpang LGBT, petisi tersebut juga bentuk pernyataan penolakan ummahat Thoriquna terhadap RUU P-KS yang berpotensi melegakan secara hukum tindakan abnormal LGBT.

Berikut petisi lengakpnya:
  

                                                PETISI MUSLIMAT THORIQUNA

Muslimat Thoriquna sebagai saudara perempuan dan Ibu penengak Qoidah Manziliyah, bertekad membentuk rumah tangga sebagai jantung peradaban yang kuat berdasarkan syariat Islam. Untuk ini Kami dengan sepenuh hati akan menjaga dan melindungi Keluarga dan masyarakat dari segala sesuatu yang mengancam dan merusak sendi-sendi syariat serta norma dan kesusilaan.

LGBT adalah perilaku abnormal yang melecehkan syariat dan mengakibatkan penurunan moral, harkat dan martabat manusia, yang mengakibatkan menurunnya kwalitas manusia, runtuhnya ketahanan keluarga dan menghancurkan ketahanan nasional bangsa. Pergerakkannya yang masif akan merusak pola pikir dan logika pemuda menuju jalan liberalisme tanpa arah.

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual adalah rancangan perundangan yang secara langsung mengakui, melegalkan dan melindungi gerakan LGBT untuk terus berkembang dan tumbuh di negeri ini.

Maka dengan ini, Kami Muslimat Thoriquna menyatakan :

1. Menolak diakuinya LGBT sebagai komunitas atau Lembaga resmi yang legal di Indonesia.
2. Menolak segala bentuk perangkat hukum yang melindungi gerakan LGBT di Seluruh Indonesia.
3. Menolak disahkannya RUU Penghapusan Kekerasan Seksual menjadi Undang-Undang.
4. Mendukung segala bentuk usaha untuk pemulihan dan pengembalian pelaku LGBT kepada perilaku yang benar dan sesuai dengan ajaran Islam.

Semoga Allah meridhoi langkah kami.

Muslimat Thoriquna
Sabtu, 23 Februari 2019



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.