Yerusalem, America First dan menuju seruan jihad Internasional.

by 00.20



Thoriquna.id - Yerusalem adalah kota suci tiga agama Islam, Nasrani dan Yahudi. Di era Umar bin Khattab membebaskan kota ini maka penganut Nasrani dan Yahudi diberikan kebebasan untuk beribadah dan membangun kota bersama. Begitu pula ketika dibebaskan kembali oleh Sholahuddin al Ayyubi. Kini dalam kurun 70 tahun terakhir kota ini menjadi pusat konflik Palestina dan Israel.

Siapa tidak terkejut dengan kemenangan Trump dalam pilpres melawan Hillary. Dengan kampanye rasisnya dan jargon America first membuat dukungan pemilih Yahudi beralih padanya. Apa yang dilakukan oleh Trump mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel adalah bukti janji-janji kampanyenya kepada konstituen Yahudi. Sebenarnya ini bukan hal baru, pada 23 Oktober 1995 kongres Amerika telah meluluskan "Jerusalem Embassy Act" sebuah proposal untuk pendanaan pemindahan Kedubes ke kota Yerusalem. Hanya saja kebijakan itu selalu ditunda karena kekhawatiran respon negatif terhadap Amerika. Namun kini Trump mengambil kebijakan berbeda dari para pendahulunya. Berani atau ini awal dari arogansi babak baru Amerika kepada dunia?

Tidak mungkin melawan penjajahan dengan tulisan dan lisan (DR. Yusuf Al Qardawi). Kita sudah berulang kali melihat bagaimana Israel dengan segala macam terornya kepada bangsa palestina. Ribuan orang ditangkap dan dipenjarakan. Berulang kali pula upaya melalui perundingan selalu menemui jalan buntu bila tidak diveto oleh amerika di PBB. Tidak ada kata lain la izzata illa bil jihad, tidak ada kemuliaan kecuali dengan jihad. Pengakuan Yerusalem atau Al Quds sebagai ibukota Israel oleh Amerika adalah babak baru bagi ummat ini untuk kembali menjadikan jihad sebagai penjaga kehormatan ummat Islam.

Ingatlah dulu ketika benteng Yahudi dikalahkan dan senandungnya terdengar oleh kita sekarang "khaibar...khaibar ya yahud...jisyu muhammad saufa ya'uds".

Ingatlah wahai para Yahudi dan bala tentaranya, sungguh waktu kalian hanyalah tinggal sedikit lagi. Masa kebangkitan kami semakin dekat.

Bersiaplah wahai bala tentara Muhammad, masa kebangkitan kedua akan segera tiba yang tidak akan ada lagi masa keemasan setelahnya.

Bersiaplah ummat Muhammad, bila tanda-tanda akhir zaman telah muncul artinya al malhamah kubro akan segera kita sambut. Sungguh tidak akan terjadi kiamat sebelum Islam akan mengalahkan mereka. Bumi Syam adalah negeri akhir zaman. Tempat hancurnya peradaban Yahudi dan para pendukungnya. Bersiaplah bila masanya tiba jihad memanggil kita...



Lppdi Thoriquna


Diberdayakan oleh Blogger.