SALAH PAHAM TENTANG ISLAM DAN MIMPI KAUM BERIMAN




Thoriquna.id - Gaung dakwah terasa semakin kuat. Aroma kebangkitan Islam terasa semakin dekat. Kaum muslimin saat ini semakin dekat kepada Al Quran dan Sunnah. Ummat saat ini semakin sadar bahwa Al Quran adalah bekal paling penting didalam keIslaman seseorang. Quran lah sebagai pedoman hidup (manhajul hayah) bukan hanya sebagai bahan bacaan biasa namun juga harus diamalkan dalam setiap sendi kehidupan. Bertaburanlah pada saat ini kajian-kajian yang membahas Quran dan Sunnah. Ribuan santri sibuk menghafalkan ayat-ayatnya.

Tetapi, pertarungan Haq dan Bathil tidak akan pernah berhenti hingga kemenangan ada pada salah satunya. Dihembuskanlah berbagai macam keraguan tentang agungnya syariat ini. Betapa tidak? Islam digambarkan sebagai agama yang intoleran, pemecah belah, kasar dan arogan. Penghinaan terhadap syariat pun dilakukan secara bertubi-tubi. Mereka menyerang sendi2 syariat dan para penyebarnya yaitu para ulama. Padahal jelas ulama adalah pewaris para nabi. Salah paham tentang Islam terus mereka sebarkan melalui media2 yang mereka miliki. Hingga muncullah orang2 munafik yang menjadi pembela musuh2 Islam.

Mereka hendak padamkan cahaya Allah, namun Allah memiliki makar lain. Allah gerakan hati2 org yg beriman utk bersatu mengguncang pongahnya kekufuran. Teruslah bersatu kaum muslimin dengan pertolongan Allah maka musuh2 kita akan Allah gentarkan hati2 mereka.

Pada hakikatnya setiap orang beriman memiliki impian bersatu dibawah panji kalimat tauhid. Iman jualah yang menyatukan dan memisahkan. Mimpi berada dalam kesatuan khilafah ala minhajin nubuwah adalah refleksi dari persatuan itu. Bahkan rasulullah mengabarkan akan kembalinya kejayaan khilafah ala minhajin nubuwah akhir zaman kelak.

Salah paham terhadap syariat dan stigma negatif terhadap Islam harus dilawan. Kriminalisasi terhadap syariat dan ulama adalah bentuk permusuhan mereka kepada Islam dan kaum muslimin. Mereka lakukan demoralisasi terhadap para ulama. Mereka tuduh ulama adalah pemecah belah dan kaum radikal. Mereka katakan mimpi kaum muslimin utk bersatu dalam keimanan sebagai makar dan kriminal. Tidak ada batas negara dan kesukuan dalam Islam semua bersatu dalam aqidah yang sama.

Lawan adalah satu kata terhadap seluruh kedzoliman ini....dakwah agar terbantah seluruh syubhat kafirin dan jihad sebagai pembelaan terhadap penghinaan kpd quran, sunnah dan para ulama

Kami LPPDI Thoriquna mengajak seluruh kaum muslimin untuk menjadikan romadhon kali ini sebagai sarana membina iman dan takwa. Jadikan romadhon sebagai bulan kembali kepada Quran dan mengambil hikmah perang badar yang juga terjadi dibulan romadhon. Romadhon adalah bulan jihad...

Allahu akbar...allahu akbar...allahu akbar


LPPDI Thoriquna

Jakarta, 20 Mei 2017


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.